Minggu, 28 September 2014

Posted by Unknown 04.25 2 comments

Diberi tugas mengutarakan pendapat tentang kebebasan hhhmmm.....langsung saja


Menurut pendapat saya manusia itu mempunyai kebebasan atau tidak,ya jelas manusia tidak sepenuhnya bebas, bebas menurut saya yaa bebas ,menurut pak bonar manusia itu adalah mahluk bebas tapi kebabasan kita di batasi oleh kebebasan orang lain,lalu apanya yang bebas?bebas itu adalah impian dari setiap manusia, tidak ada manusia yang bisa meraih kebebasan sesungguhnya karena sebenarnya manusia bukan mahluk yang bebas semakin manusia mencoba untuk bebas semkin dia terkurung, bahkan saya mempunyai pertanyaan kalau benar manusia itu mahluk yang bebas kenapa kita harus menyembah tuhan? apakah tuhan disetiap agama membatasi kebebasan manusia? kalau tuhan tidak membatasi kebebsan manusia kenapa tuhan ciptakan surga dan neraka?,kesimpulan saya jelas manusia bukanlah mahluk yang bebas selama mereka masih mempunyai fikiran untuk bebas, pernahkah anda membayangkan kalau manusia tidak di beri hasrat untuk berfikir?tentunya tidak akan adayang namanya dunia. seperti kata Rene Descartes "cogito ergo sum" "saya berfikir lalu saya ada" dan pada saat itu juga manusia terkurung dalam pikiranya sendiri, jadi manusia bukanlah mahluk yang bebas kita hanya disuruh untuk menjalani hidup didunia ini dengan sebaik-baiknya sebagai bekal di akhirat nanti.

Sabtu, 27 September 2014

Posted by Unknown 19.47 3 comments


postingan kali ini baru ada nyambungnya dengan psikologi karna filsafat manusia adalah awal dari berdirinya psikologi sebagai ilmu yang terpisah,dan pertemuan kali ini sudah mendekati akhir blog ,sebentar lagi UAS!

Definisi Filsafat Manusia
1.Bagian filsafat yang mengupas apa arti manusia/menyoroti hakikat manusia
2.memikirkan tentang asal-usul kehidupan manusia dan hakekat hidup manusia
3.hasrat ingin tauhu siapakah dan apakah manusia itu
4.filsafat manusia menanyakan pertanyaan krusial tentang dirinya sendiri

Metode filsafat manusia
-sebagai bagian dari filsafat, cara kerja filsafat manusia juga sama dengan filsafat pada umumnya
-yaitu: refleks, analisa transedental dan sintesa
-juga: ekstensif, intensif dan kritis

Objek filsafat manusia
1.objek materialnya manusia
2.objek formal: esensi manusia, strukturnya yang fundamental
3.struktur fundamental bukan fisik melainkan struktur dasar, bentuk terpenting manusia, dinamisme pdrimodial manusia

Kata Max Scheler dan Heidegger
-tak ada zaman seperti zaman sekrang dimana manusia menjadi pertanyaan bagi dirinya sendiri atau menjadi problematik bagi dirinya . tak ada pula masa dimana di tengah kemajuan pesat mengenai manusia,manusialah paling kurang tahu tentang dirinya dan identitasnya.
Max scheler


Heidegger

Kata A.Heschel filsafat manusia dalam "who is man?" standford university press,1965
filsafat mempunyai perhatian terhadap manusia dalam totalitasnya bukan dalam aspek ini atau itu,beta kerasnya usah mereka tetap membatasi totalitas individu dengan memandang dari segi salah satu fungsi atau dorongan tertentu
A,Heschel


Apa saja yang dibahas dalam filsafat manusia?
1.mencari kekhasan manusia
2.manusia sebagai "ada di dunia"
3.evolusi
4.antarsubyektivitas
5.manusia sebagai ekistensi bertubuh
6.transendensi
7.manusia sebagai roh
8.pengetauhuan manusia 
9.kebebasan
10.kesejahteraan /historitas
11.kebudayaan,sains dan teknologi
12.dimensi antropologi dan pekerjaan
13manusia sebagai pribadi atau persona
14.kematian da harapan

sumber: Power Point by Bonar Hutapea, M.Si. Psi.

Jumat, 26 September 2014

Posted by Unknown 21.55 2 comments

peretemuan ke lima part -2 ini akan membahas Etika dan Moral, makin lama makin biasa ngetik blog dan udah jadi kebiasaan sehari-hari,setiap pulang kampus pasti buka laptop terus llanggsung ngeblog

PENEGETIAN ETIKA
etika dalam cabang filsafat juga di sebut sebagai moral,secara etimologis etika berasal dari kata yunani yaitu ethos: watak sedangkan moral berasal dari kata latin yaitu mos (tunggal) dan moris(jamak) atinya kebiasaan.jadi etika adalah pertbuatan atau tingkah laku manusia
etika menurut kamus besar bahasa Indonesia
-ilmu tentang apa yang baik dan aoaoa yang buruk
-kumpulan asa atau nilai yang berkenaan dengan akhlak
-nilai mengenai benar salahnya yang dianut suatu golonganan

ARTI ETIKA
Etika sebagai ilmu: ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban
Etika sebagai kode etik: kumpulan asas atau nilai berkenaan dengan akhlak
Etika sebagai sistem nilai: mengenai benar salahnya yang dianut suatu masyarakat

OBJEK MATERIAL DAN OBJEK FORMAL ETIKA
OBJEK MATERIAL: Suatu hal yang dijadikan sasaran pemikiran , suatu hal yang di selidiki atau suatu yang dipelajari(perbuatan yang dilakukan secara sadar dan bebas)
OBJEK FORMAL: cara memandang  atau meninjau yang dilakukan seseorang pengamat terhadap objek materinya (kebaikan dan keburukan,bermoral dan tidak bermoral)

ETIKA SEBAGAI CABANG FILSAFAT
Etika mencari keterangan dan kebenran yang sedalam-dalamnya dari ukuran baik buruknya tingakh laku manusia

TUJUAN BELAJAR EIKA
-Untuk menyamakan persepsi tentang penilaian perbuatan baik perbuatan burukbagi setiap manusia
-sebagai ilmu etika bersifat kritis dan modis

ETIKA DESKRIPTIF
-melukiskan tingkah laku dalam arti luas, msisal; adat kebiasaan
-mempelajari moralitas yang terdapat pada individu dan kebudayaan

Fenomena logi kesusilaan
-hanya menjels, menunjukan adanya unsur-unsur didalam kesadaran moral
-mencari makna kesusilaan dari gejala-gejala kesusilaan
-menhindari pemberian tanggapan mengenai kebenrana

Etika normatif
-tidak lagi berbicara gejala-gejala tetapi bicara tentang apa yang harus dilakukan
-bicara tentang berbagai hal yang menentukan tingkahlaku manusia




ETIKA UMUM
Etika uumum bicara kindisi dasar, teori etika dan prinsip moral dasar yang menjadi pegangan bagi manusia dalam bertindak dan menilai baik buruknya suatu tindakan

ETIKA KHUSUS
Merupakan prinsip-prinsip moral dasar dalam krhidupan moral manusia

Etika profesional
etika sosial yang menyangkut hubungsn antara manusia dalam satu lingkup profesi dan masyarakat
ciri-ciri :
-adanya pengetahuan khusus
-adanya kaidah dan standar moral yang sangat tinggi
-mengabdi pada kepentingan masyarakat
-adanya izin khusu untuk menjalankan suatu profesi
-menjadi anggota dari suatu profesi

KODE ETIK
Norma atau azas yang diterimw oleh suatu kelompok terntentu sebagai landasan tingkahlaku sehari-hari di masyarakat maupun di tempat kerja

TUJUAN KODE ETIK
-menjumgjung tinggi martabat profesi
-untuk menjga dan memelihara kesejahteraan anggota
-untuk meningkatkan pengabdian
-untuk meningkatkan mutu profesi
-menentukan baku standarnya sendiri

ALIRAN DALAM PEMIKIRAN ETIKA
1.Eudemonisme (roh atau semanagt yang baik)
menenkankan bahwa kebaikan tertinggi manuisa terletak pada kebahagian atau situasi secara umum
2.Hedonisme (kenikmatan atau yang menyenangkan)
terletak pda kenikmatan dan kesenangan yang menjadi tujuan hidup manusia
3.Egoisme
kesenangan dan kebaikan diri sendiri menjadi target usaha seseorang dan bukan usaha orang lain
4.Utilitarianisme (menggunakan yang berguna)
kesenangan atau kenikmatan dilihat dari sesuatu yang baik dalam dalam dirinya
5.Deontologisme (ilmu tentang kewajiban moral)
kewajiban yang didasarkan pada intuisi manusia tentang prinsip-prinsip moral
BEDA ETIKA DAN ETIKET

ETIKA
               ETIKET
1. Menetapkan norma perbuatan,
    apakah boleh dilakukan atau
    tidak, misal: masuk rumah orang
    lain tanpa izin.
1. Menetapkan cara melakukan
    perbuatan, menunjukkan cara
    yang tepat, baik, dan benar
    sesuai dengan yang diharapkan
2. Berlaku tidak bergantung pada 
    ada tidaknya orang lain, misal
    larangan  mencuri selalu berlaku, 
    baik ada atau tidak orang lain.
2. Berlaku hanya dalampergaulan,
    jika tidak ada orang lain etiket
    tidak berlaku.
3. Bersifat absolut, tidak dapat
    ditawar-tawar, misal: jangan
    mencuri, jangan membunuh
3. Bersifat relatif, dianggap tidak
    sopan dalam suatu kebudayaan
    dapat dianggap sopan dalam
    kebudayaan lain.
4. Memandang manusia dari segi
   dalam (batiniah)
4. Memandang manusia dari segi
    luar (lahiriah)


























Beda etika dan hukum
-hukum lebih dimodifikasi daripada etika
-hukum membantasi diri pada tingkahlaku lahiria saja
-hukum di dasari pda kehendak rakyat dan menjadi kehedak negara
-jika hukuum memberi keputusan,etika memberi penilaian baik buruknya

Beda etika dan agama
etika sebagai cabang filsafat betitik tolak pada akal pikiran,bukan dari tuhan, etika mendasari diri pada argumentasi rasinonal, agama bertitik tolak pada wahyu tuhan melalui kitab suci

SUMBER: Power Point by Pak Carolus Suharyanto
Posted by Unknown 18.22 No comments
Hallo guys....
Sesuai janji saya sebelumnya, saya akan membahas tugas yang diberikan kepada kelompok saya, tentang membuat dialog imajinatif antara badan dan jiwa. Nah, untuk temanya ini saya mendapatkan dari teman satu kelompok yang memberikan inspirasinya yaitu Nathalia Anggia, Thanks ya....
Langsung aja ya, saya akan menuliskan dialognya, semoga kalian tertarik ^^

Dialog Imajinatif antara Badan dan Jiwa

Badan : Jiwa, aku ingin kau tau sesuatu.
Jiwa    : Apa itu? aku akan mendengarkan dengan baik.
Badan : Kau tahu, bahwa aku tak dapat hidup tanpamu :( kau lah yang membuat aku berartidalam
             dunia fana ini.
Jiwa    : Iya aku sangat tahu itu badan.
Badan : Aku sangat berterima kasih jiwa atas segala yang kau berikan, seperti mengasuhku dan
             mengolahku sehingga aku hidup seperti sekarang.
Jiwa    : Iya sama-sama badan, aku juga berterima kasih padamu yang telah mengizinkanku
             menumpang di dalam dirimu untuk menyatukan kita sampai pada akhirnya aku pergi
             meninggalkanmu.
Badan : Jangan tinggalkan aku jiwa, aku akan hampa dan tak bisa melakukan apa-apa, ku mohon
              jangan pergi.
Jiwa    : Aku tak bisa tinggal selamanya di dalam dirimu, karena aku memiliki batas yang telah
              ditetapkan dalam ajaran-ajaran agama yang ada.
Badan : Tapi....
Jiwa    : Badan, sesungguhnya aku tak ingin pergi darimu tapi aku sudah tak sanggup lagi mengolah
             daging dan tulangmu yang tak akan bisa berfungsi bila aku pergi.
Badan : Maafkanlah aku yang selalu menua di setiap tahunnya.
Jiwa    : Tak apa badan, kita telah memiliki masa yang telah di tetapkan untuk bersama dan berpisah.
             Jika kau telah mencapai batasnya badan, kau tak berguna lagi bagiku dan aku akan kembali
             kepada pengasuhku, Pemberi hidupku. Tuhan.

Nah, itu adalah dialog imajinatif dari kelompok Extravaganza. Sedikit saya akan menyampaikan pesan dalam dialog tersebut adalah jiwa dan badan memiliki batas yang teelah di tentukan oleh Sang Pencipta dan apapun yang terjadi ikhlaskanlah. Semoga pesan yang tersirat dalam dialog itu bermanfaat ya.......Thanks for visited my blog ^^ comment, kritik, saran dan penilaiannya jangan lupa ya ^^ 

Kamis, 25 September 2014

Posted by Unknown 13.45 2 comments
BTW ini udah jadi kebiasaan jadi manusia nokturnal sepertinya, post kali ini membahas silogisme...iya silogisme itu yang banyak contohnya itu tereus bikin bingung
Silogisme  
Silogisme
 merupakan penarikan simpulan dari dua premis atau lebih agar tercipta suatu putusan yang baru. 
Silogisme terbagi menjadi dua macam:
1.Silogisme Kartagoris Silogisme kategoris adalah silogisme yang premis-premis dari kesimpulannya berupa keputusan kategoris (tanpa syarat),
2.Silogisme Hipotesis. sedangkan silogisme hipotesis adalah silogisme yang teridiri dari satu premis atau lebih yang berupa keputusan hipotesis.

Silogisme kateroris terbagi dua, yaitu
 silogisme kategoris tunggal (hanya dua premis) dansilogisme kategoris tersusun/majemuk (lebih dari dua premis).

Bentuk-bentuk silogisme kategoris tunggal 

o    M adalah S dalam premis mayor dan P dalam permis minor. Premis minor harus sebagai penegasan,sedang premis mayor bersifat umum. Contoh: setiap makhluk hidup perlu tidur (mayor). tono adalah makhluk hidup (minor). Jadi, tono perlu tidur(simpulan).
o    M jadi P dalam premis mayor dan minor. Salah satu premis harus negatif, sedangkan premis mayor bersifat umum  Contoh:manusia membutuhkan CO2 untuk bernafas (mayor). tumbuhan tidak membutuhkan CO2        untuk bernafas(minor). Jadi, tumbuhan bukan manusia (simpulan). 
o    M menjadi S dalam premis mayor dan minor. Premis minor harus berupa penegasan  dan simpulannyabersifat partikular. Contoh: Semua orang itu ingin makan (mayor). Ada orang  yang pintar masak (minor). Jadi, sebagian orang  yang pintar itu ingin makan (simpulan).
o    M adalah P dalam premis mayor dan S dalam premis minor. Premis minor harus berupa penegasan, sedangkan simpulannya bersifat partikular. Contoh: Daging kambing itu menyebabkan kolestrol (mayor).Semua yang menyebabkan kolestrol itu mengganggu kesehatan (minor). Jadi, sebagian yang mengganggu kesehatan itu kolestrol (simpulan).


Bentuk-bentuk silogisme majemuk

o    Ephicherema adalah silogisme yang salah satu atau kedua premisnya disertai alasan. Contoh:semua mobil sport harganya mahal karena sukar pembuatannya, mobil ferarri adalah mobil sport, jdi mobil ferarri adalah mobil mahal karena sukar pembuatannya
o    Enthymema adalah silogisme yang dalam penalaran tidak menggunakan semua premis atau salah satu premisnya dilampaui.
o    Polisilogisme adalah silogisme yang simpulannya menjadi satu deret dengan premis-premisnya. Contoh: seseorang yang pelit tidak itu suka beramala dan menjatuhkan orang lain. seseorang yang iri hati adalah orang yangpeliti. Jadi, seseorang yang iri hati itutidak suka beramal dan menjatuhkan orang lain.
o    Sorites adalah silogisme yang premisnya lebih dari dua putusan-putusan yang dihubungkan menjadi satu  untuk putusan selanjutnya..


Hukum silogisme kategoris

1.    Tidak boleh kurang atau lebih dari tiga premis.
2.    M (term menengah) tidak boleh masuk dalam simpulan. 
3.    Term S dan P dalam simpulan tidak boleh lebih luas dari premis-premisnya.

Kesesatan Pemikiran (Fallacia)
Kesesatan pemikiran adalah kesalahan pemikiran dalam logika, bukan karena fakta melainkan kesalahan simpulan karena penalaran yang tidak sehat.

Kesesatan Diksi

-Kesesatan karena penempatan kata depan yang keliru. 
-Kesesatan karena mengacau subjek datau predikat.
-Kesesatan karena ungkapan yang keliru.
-Kesesatan Amfiboli.
-Kesesatan aksen.
-Kesesatan karena alasan yang salah.

Kesesatan Presumsi 

-Kesesatan karena pernyataan yang mengundang pertanyaan. Contoh: demokrasi adalah bentuk pemerintahan terbaik karena bebas dalam menentukan pilihan.
-Argumentum ad hominem adalah kesesatan yang mengalihkan persoalan ke orang. Contoh: Jangan dekat-dekat dengan mereka, mereka itu bekas narapidana.
-Argumentum ad populum lebih ditujukan kepada massa atau orang banyak. 
-Argumentum ad misericodiam adalah kesesatan yang mengalihkan persoalan ke rasa belas kasih. Contoh: Seorang mahasiswa UNTAR meminta izin untuk pulang karena ia sakit kepala dan ayahnya dirawat di rumah sakit.
-Argumentum ad crumemam adalah kesesatan yang mengalihkan persoalan ke uang.
-Argumentum ad verecundiam adalah kesesatan yang mengalihkan persoalan ke tradisi. Contoh: Saya percaya pada Nabi saya karena sesuai tradisi agama.
-Agumentum ad ignorantiam adalah argumentasi didasarkan ketidaktahuan.



Kesesatan restoris  

1.Eufemisme dan disfemisme.
2.Perbandingan, definisi, dan penjelasan restorik
3.Stereotipe adalah pemikiran sekelompok orang dengan sedikit bukti atau tanpa bukti.
4.Innuendo adalah sindiran tidak langsung. Contoh: saya tidak mengatakan bahwa mobil itu jelek, tapi mau mengatakan bahwa mobil disebelahnya lumayan keren.
5.Pertanyaan bermuatan. Contoh: Apakah Anda ingin makan lagi?
6.Weaseler adalah metode linguistik untuk keluar dari kesulitan.

guys........
Ikuti terus postingan di blog saya, karena besok saya akan memposting tentang Etika dan

jangan lupa komennya yaa pasti di komen balik
Sumber:
  Modul Pembelajaran Filsafat
  Power Point by Dr. Raja Oloan Tumanggo

Search

Bookmark Us

Facebook Favorites More Twitter
Psy - Chibi Nosebleed