Pertemuan ke empat part dua ini akan membahas tentang logika,walaupun belajarnya siang pulangya sore tapi harus tetap semngat,belajar di siang hari itu susah-susah gampang
Logika (critical thinking)
Berfikir kritis adalah cara untuk memutuskan sesuatu dan menilai sesuatu berdasarkan fakta-fakta yang ada
Karakter berfikir kritis
-rasional
-otonomi
-kreatif
-adil
-dapat dipercaia dan dilakukan
Penalaran Deduktif
Logika (critical thinking)
Berfikir kritis adalah cara untuk memutuskan sesuatu dan menilai sesuatu berdasarkan fakta-fakta yang ada
Karakter berfikir kritis
-rasional
-otonomi
-kreatif
-adil
-dapat dipercaia dan dilakukan
- Analisa
- Aplikasi standar
- Diskriminasi
- Pencarian informasi
- Pembuatan alasan logis
- Prediksi
- Transformasi pengetahuan
Lima model berpikir kritis :
1.Total Recall :
Kemempuan untuk mengingat fakta atau suatu kejadian di dalam otak serta dapat
diing
kembali saat dibutuhkan.
2.Habits (Kebiasaan)
3.Inquiry (Pencarian
Informasi) : Mencari atau menggali sebuah informasi dengan mencari fakta atau
bukti yang nyata, agar hasil yang didapat lebih akurat.
4.New Ideas dan
Creativity : meberikan inovasi dengan membuat sebuah
ide baru terhadap suatu hal dan berpikir agar ssesuatu hal itu dapat menarik
dengan pemikiran kreatif yang kita miliki.
5.Knowing How You Think : kita
harus tau apa yang kita pikirkan dan tahu cara atau prosesnya.
(Metacognition).
B.Logika
Logika berasal
dari bahasa Yunani yaitu logikos yang berarti sesuatu
yang diungkapkan lewat bahasa. Istilah Logika pertama kali oleh Zeno dari Citium (344-262
SM).
Logika adalah
cabang filsafat yang mempelajari, menyusun, dan membahas asas atau aturan
formal untuk mencapai kebenaran yang dapat dipertanggung jawabkan.
- Objek
material logika adalah manusia itu sendiri.
- Objek formal logika
ialah kegiatan akal budi untuk
melakukan penalaran yang tepat yang
tampak melalui ungkapan pikiran melalui bahasa.
Manfaat belajar
logika:
1.
Membantu
setiap orang untuk mampu
berpikir kritis, rasional, metodis.
2.
Kemampuan
meningkatkan kemampuan bernalar secara abstrak.
3.
Mampu
berdiri lebih tajam dan mandiri.
4.
Menambah
kecerdasan berpikir, sehingga bisa menghindari kesesatan dan kekeliruan dalam
menarik kesimpulan.
Macam-Macam Logika adalah sebagai berikut:
a.Logika kodrati:
suatu suasana saat akal budi bekerja menurut hukum logika secara spontan.
b.Logika ilmiah:
berusaha mempertajam akal budi manusia agar dapat bekerja lebih teliti atautepat,
Logika Induksi dan Logika Deduksi
Pengertian induksi adalah penalaran yang
dimulai dengan gejala-gajala secara terperunci untuk menghasilkan simpulan yang
umum.
Analogi Induksi adalah
membandingkan dua hal yang berbeda dan mencari kesamaan dari kedua hal
tersebut.
Beberapa faktor yang menyebabkan
penyesatan induksi:
-Faktor Tergesa-gesa
-Faktor ceroboh
- Faktor prasangka
Hubungan sebab-akibat merupakan suatu hubungan yang intrinsik atau hubungan yang asasi dalam
pengertian hubungan yang sedemikian rupa sehingga apabila satu (sebab) ada /
tiada maka yang lain juga pasti ada / tiada. Hubungan sebab akibat antara
peristiwa-peristiwa dapat terjadi
Penalaran Deduktif
Penalaran Deduksi adalah suatu proses tertentu dalam proses itu akal budi kita menyimpulkan
pengetahuan yang lebih ‘khusus’ dari pengetahuan yang lebih ‘ umum’ . yang
lebih khusus itu sudah termuat secara implisit dalam pengetahuan yang lebih
umum. Suatu argumentasi disebut silogisme apabila mengikuti ciri-ciri sebagai
berikut:
1.
Semua
pernyataannya (proposisi) adalah proposisi kategoris.
2.
Terdiri dari dua
premis dan sebuah kesimpulan.
3.
Dua premis dan
satu kesimpulans ecara bersama-sama memuat tiga term (kata) yang berbeda dan
masing-masing trem tampak di dalam dua dari tiga proposisi.
Sumber:
Power Point by Carolus Suharyanto
Power Point by Dr. Mikha Agus Widiyanto,
S.Th., M.Pd








lengkap.... musiknya unik n bikin santai 89 =D
BalasHapusudah bagus udin, pertahanin yak :) 88 deh
BalasHapusiyaa terimakasih kawan-kawan
BalasHapus