Kamis, 25 September 2014

Posted by Unknown 13.45 2 comments
BTW ini udah jadi kebiasaan jadi manusia nokturnal sepertinya, post kali ini membahas silogisme...iya silogisme itu yang banyak contohnya itu tereus bikin bingung
Silogisme  
Silogisme
 merupakan penarikan simpulan dari dua premis atau lebih agar tercipta suatu putusan yang baru. 
Silogisme terbagi menjadi dua macam:
1.Silogisme Kartagoris Silogisme kategoris adalah silogisme yang premis-premis dari kesimpulannya berupa keputusan kategoris (tanpa syarat),
2.Silogisme Hipotesis. sedangkan silogisme hipotesis adalah silogisme yang teridiri dari satu premis atau lebih yang berupa keputusan hipotesis.

Silogisme kateroris terbagi dua, yaitu
 silogisme kategoris tunggal (hanya dua premis) dansilogisme kategoris tersusun/majemuk (lebih dari dua premis).

Bentuk-bentuk silogisme kategoris tunggal 

o    M adalah S dalam premis mayor dan P dalam permis minor. Premis minor harus sebagai penegasan,sedang premis mayor bersifat umum. Contoh: setiap makhluk hidup perlu tidur (mayor). tono adalah makhluk hidup (minor). Jadi, tono perlu tidur(simpulan).
o    M jadi P dalam premis mayor dan minor. Salah satu premis harus negatif, sedangkan premis mayor bersifat umum  Contoh:manusia membutuhkan CO2 untuk bernafas (mayor). tumbuhan tidak membutuhkan CO2        untuk bernafas(minor). Jadi, tumbuhan bukan manusia (simpulan). 
o    M menjadi S dalam premis mayor dan minor. Premis minor harus berupa penegasan  dan simpulannyabersifat partikular. Contoh: Semua orang itu ingin makan (mayor). Ada orang  yang pintar masak (minor). Jadi, sebagian orang  yang pintar itu ingin makan (simpulan).
o    M adalah P dalam premis mayor dan S dalam premis minor. Premis minor harus berupa penegasan, sedangkan simpulannya bersifat partikular. Contoh: Daging kambing itu menyebabkan kolestrol (mayor).Semua yang menyebabkan kolestrol itu mengganggu kesehatan (minor). Jadi, sebagian yang mengganggu kesehatan itu kolestrol (simpulan).


Bentuk-bentuk silogisme majemuk

o    Ephicherema adalah silogisme yang salah satu atau kedua premisnya disertai alasan. Contoh:semua mobil sport harganya mahal karena sukar pembuatannya, mobil ferarri adalah mobil sport, jdi mobil ferarri adalah mobil mahal karena sukar pembuatannya
o    Enthymema adalah silogisme yang dalam penalaran tidak menggunakan semua premis atau salah satu premisnya dilampaui.
o    Polisilogisme adalah silogisme yang simpulannya menjadi satu deret dengan premis-premisnya. Contoh: seseorang yang pelit tidak itu suka beramala dan menjatuhkan orang lain. seseorang yang iri hati adalah orang yangpeliti. Jadi, seseorang yang iri hati itutidak suka beramal dan menjatuhkan orang lain.
o    Sorites adalah silogisme yang premisnya lebih dari dua putusan-putusan yang dihubungkan menjadi satu  untuk putusan selanjutnya..


Hukum silogisme kategoris

1.    Tidak boleh kurang atau lebih dari tiga premis.
2.    M (term menengah) tidak boleh masuk dalam simpulan. 
3.    Term S dan P dalam simpulan tidak boleh lebih luas dari premis-premisnya.

Kesesatan Pemikiran (Fallacia)
Kesesatan pemikiran adalah kesalahan pemikiran dalam logika, bukan karena fakta melainkan kesalahan simpulan karena penalaran yang tidak sehat.

Kesesatan Diksi

-Kesesatan karena penempatan kata depan yang keliru. 
-Kesesatan karena mengacau subjek datau predikat.
-Kesesatan karena ungkapan yang keliru.
-Kesesatan Amfiboli.
-Kesesatan aksen.
-Kesesatan karena alasan yang salah.

Kesesatan Presumsi 

-Kesesatan karena pernyataan yang mengundang pertanyaan. Contoh: demokrasi adalah bentuk pemerintahan terbaik karena bebas dalam menentukan pilihan.
-Argumentum ad hominem adalah kesesatan yang mengalihkan persoalan ke orang. Contoh: Jangan dekat-dekat dengan mereka, mereka itu bekas narapidana.
-Argumentum ad populum lebih ditujukan kepada massa atau orang banyak. 
-Argumentum ad misericodiam adalah kesesatan yang mengalihkan persoalan ke rasa belas kasih. Contoh: Seorang mahasiswa UNTAR meminta izin untuk pulang karena ia sakit kepala dan ayahnya dirawat di rumah sakit.
-Argumentum ad crumemam adalah kesesatan yang mengalihkan persoalan ke uang.
-Argumentum ad verecundiam adalah kesesatan yang mengalihkan persoalan ke tradisi. Contoh: Saya percaya pada Nabi saya karena sesuai tradisi agama.
-Agumentum ad ignorantiam adalah argumentasi didasarkan ketidaktahuan.



Kesesatan restoris  

1.Eufemisme dan disfemisme.
2.Perbandingan, definisi, dan penjelasan restorik
3.Stereotipe adalah pemikiran sekelompok orang dengan sedikit bukti atau tanpa bukti.
4.Innuendo adalah sindiran tidak langsung. Contoh: saya tidak mengatakan bahwa mobil itu jelek, tapi mau mengatakan bahwa mobil disebelahnya lumayan keren.
5.Pertanyaan bermuatan. Contoh: Apakah Anda ingin makan lagi?
6.Weaseler adalah metode linguistik untuk keluar dari kesulitan.

guys........
Ikuti terus postingan di blog saya, karena besok saya akan memposting tentang Etika dan

jangan lupa komennya yaa pasti di komen balik
Sumber:
  Modul Pembelajaran Filsafat
  Power Point by Dr. Raja Oloan Tumanggo

2 komentar:

Search

Bookmark Us

Facebook Favorites More Twitter
Psy - Chibi Nosebleed